Catatan MaHe

Queen of my heart.

She is the most special women in my life. She is my mom. Well, (hampir) semua orang pasti beranggapan bahwa Ibunya lah yang terbaik di dunia. Ya, ya. Kita berhak kok untuk merasa demikian, karena bagaimanapun se-carelessnya seorang Ibu, dia pasti membesarkan anak-anaknya dengan mengerahkan segenap cinta dan kasih sayang kehidupan.
But…
Bukan karena she is my mom lantas gw menobatkan dia sebagai the best Mom in the world. No. But, based on my research and observation, gue menyimpulkan beberapa hal yang dimiliki my mom sehingga gue berani mengganjar beliau dengan predikat ‘Ibu Terbaik;. So here are the reasons:
1. My mom never ever been involved in any kind of gossip activities, dan malah cenderung menghindari. (This actually the most common things that a mom usually do. Gossiping with and about peoples. )
2. She never ever complaining about our life, even how miserable it is. Yep. She always been able to manage our financial plans. Membagi pemasukan yang sangat minim untuk bisa memenuhi kebutuhan kami berlima. Ralat, berenam with her. Yea we’re all such a big family. I have one oldest brother, two older sisters and one youngest sister. And as my dad passed away, we were stil very young. My sister was aged ten month, me my self was five to six years old at preschool education, my older sister was in the middle of elementary school,my oldest sister was  in Junior high same with my oldest brother. Untill we’re all got finished our education, eventhough just untill Senior High. Well. It’s a huge effort of her has been made for us, such a great sacrifation.
3. She never hesitate to devote her self for her sister in law without less any respect like her own sister. Taking care of her in any kind of condition meskipun statusnya hanya sebagai adik ipar karena my dad has passed away long time a go, tapi my mom selalu dengan tulus dan penuh kasih sayang merawat kakak tertua dari bokap. Nyokap tidak pernah membedakan yang mana saudara asli yang mana saudara ipar.
4. My mom tidak pernah pamrih akan apapun… 
Dan alasan mendasar lainnya. Tapi empat alasan yang dikemukakan di atas tentu udah mewakili kategori untuk seseorang bisa menjadi Ibu terbaik bukan?
Ah, Ibuku seorang wanita yang sholeh… baik hati, lembut, penyabar. Tidak mau menggunjingkan atau menjelekan orang lain. 
Well meskipun demikian Ibuku bukan malaikat. Somehow dia pasti membuat kesalahan sebagaimana fitrahnya sebagai manusia. Namun sejauh ini.. kesalahan yang bisa dicerna oleh semua Inderaku, hanya satu. Dia tidak menikah lagi untuk kebaikannya sendiri. Entahlah.. apa karena memang keadaan yang belum memungkinkan, atau memang Ibu terlalu malas untuk mencari pengganti?
Yang pasti me personally would be okay if she wants to try another relationship, normal and legal relationship with a new man. Well here’s another point: My mom is not a flirtatious women. 🙂