Catatan MaHe

Apa kabar Annabelle?

Entah bagaimana nasibnya.. mudah-mudahan ia baik-baik saja. kutemukan dia dalam gestur yang tampak paranoid. sesosok tubuh yang masih mungil dengan badan yang putih mulus. dia sangat cantik meskipun tampak kotor. pertama kali aku melihatnya, aku langsung jatuh cinta. ah.. aku merasa berdosa memisahkan dia dengan ibu dan sodara-sodaranya. tapi aku fikir daripada dia tinggal di jalan dengan kondisi yang tidak menentu, lebih baik dia bersamaku dan akan aku jaga dengan baik.
akhirnya resmilah dia kubawa pulang ke kostan. awalnya sih dai tertidur dalam boks sebuah minuman. dan ketika sampai pun dia begitu pendiam, dan masih mau ditidurkan. namun ketika malam mulai semakin larut dan kantuk sudah mulai menutup kelopak mataku, si anabelle mulai rewel. awalnya sih aku fikir dia cuman kespian, lalu biar dia diam ku belai2 kepalanya. berhasil. dia diam dan sepertinya merasa nyaman. akupun mulai memejamkan mata sambil tangan membelai2 kepalanya. beberapa menit kemudian dia mulai keluar dari boks dan mulai mengeong-ngeong. duh.. kasian si annabelle, kayaknya dia kangen sama induknya. lalu akupun mulai mengambil dia dan menidurkannya di pelukan diatas kasur. awalnya dia diam. tapi lama-lama dia mulai meringsek keluar dari pelukan ku dan akhirnya dia menjelajah seluruh ruang di kamarku. duh.. masa hrus di simpen di luar? bisa2 ia kabur lagi.. kulihat jam di dinding sudah menunjukan angka satu. wew… aku nyampe kostan jam sebelas an. begitu nyampe langsung bersih2 muka dan badan, nyapu2 kamar , ngetik2 bentar terus mandangin si annabelle. Oh! pasti dia lapar. akupun membuka kaleng sarden yang tadi udah sengaja beli buat makan dia. dan ternyata benar aja, dia kelaparan. dia makan dengan sangat lahap! sampai2 menumpahkan saus sarden yang ada di kaleng. dan saus itu dengan sukses merembesi selimut. ya udah deh.. selimut gw bau amis dan akhirnya gw tidur kedinginan. mata udah mulai pedih. rasa kantuk akibat kegiatan yang udah dilakukan tadi siang membuatku begitu lelah. padahal besok udah ditunggu di kantor dan juga harus ke kampus buat UTS. tanpa terasa udah jam dua. si Annabelle udah makan. tapi malang nian nasib awak, dia masih aja meong-meong. meski meongnya dengan nada yang aneh karena sambil menjilati tubuhnya, sikap yang dilakukan seekor kucing yang kekenyangan dengan makanan enak, tapi masih pengen rewel.. kurang ajar banget tu kucing. akhirnya untuk mengatasi lengkingan suaranya, aku taruh dia di dalam lemari tertutup. lumayan.. untuk sementara suaranya agak2 samar. dan akhirnya lama-kelamaan suaranya jadi semakin nyaring! aaargh… stresss banget nggak bisa tidur! lalu perlahan penyesalan datang menyelinap, kenapa mesti gw bawa tu kucing…?
akupun menyalakan mp3 dari Handphone keras2 hingga akhirnya suara si annabelle bisa sedikit teratasi. list lagunya waktu itu adalah:
– britney :: everytime.
– CAnto Alla Vita
– Mike :: cinta kan membawamu.
– Ressa herlambang :: Janji Putih.
– Christina aguilera :: Somos Novios.
– Alicia Keys :: if aint got you.
– tangga cinta begini.
aku lumayan bisa tertidur meski tidak pulas, dan dengan berakhirnya lagu di playlist, maka dimulailah penderitaanku. si annabelle mulai bertingkah lagi. dia mulai merengek semakin keras. DAmn!!!!! gw stress banget karena pengen tidur tapi terganggu sama suara si Annabelle.. akhirnya dengan dipaksakan gw bekam kepala gw dengan bantal, dan coba untuk menganggap itu kucing nggak nyata. belum perasaan bersalah kepada tetangga-tetangga sebelah yang kemungkinan terganggu karena letak kamar kita yang berdekatan.
akhirnya sertelah penderitaan yang panjang, sampai juga pada subuh, jam lima pagi. gw sudah tidak tahan. akhirnya gw taruh si anabelle keluar. mungkin dengan begitu dia akan diam karena aku fikir dia rewel akibat pengap berada di kamar.
ternyata… semua itu tidak mempan!! dia tetep aja teriak-teriak, dan semakin kencengn karena dia masuk ke kamar yang belum terisi, otomatis suaranya ter resonansi dong. dan aku dah gak peduli. i dont give a f***k with everything. dah despret banget,.. hari udah pagi tapi bodyku belum sempet istirahat dengan nyaman dan tenang. gw bisa tidur dan bangun lagi jam 8 pagi. gw langsung keluar buat jenguk si annabelle. dan ternyata si anabelle raib!! damnnn.. setelah siksaan semalam suntuk, masak harus ditebus dengan kehilangan sih??
disamping itu juga gw ga rela t.. annabelle karena emang itu kucing bagus banget, warnanya pure putih.
akhirnya gw nanya pembantu kostan. dngan paniknya gw cari2 si annabelle dan menuduh si mbak amie bahwa dia udah buang itu kucing. si mbak ami sampe bilang:
‘ sumpah demi Allah mas, aku nggak buang kucingnya.. orang tadi masih ada kok di atas.. mana pernah aku buang-buang kucing, tuh Mas Fauzan kali? coba tanya deh.. biasanya dia yang suka buang-buangin kucing’
aku keukeuh ga percaya, dan tetteb nuduh si mbak amie.
akhirnya setelah gw gedar-gedor sana sini, gw frustated dan pasrah.. lalu akhirnya ada salah satu anak kost yang belum gw tanyai, namanya mas atau Kak Fauzan.
gw:: MAs, liat anak kucing nggak?
Fauzan ( dengan pura-pura bego) :: hah? anak kucing? kucing yang mana ya?gw:: Itu lho,yang masih kecil dan berwarna putih, dia tadi ada diatas kok..
fauzan ( dengan muka tak berdosa) :: oh, yang itu. aku taru di genteng.
( mukanya dataaarrr banget!! )
Gw ( bingung mau gmana, marah atau…?:: Oh.. eh, knapa di buang ke genteng mas?
Fauzan:: aku fikir itu bukan kucing punya kamu, aku fikir sama induknya,s oalnya dia sama kucing yang lagi menyusui itu. dia ngikut2 kemana aja si kucing menyusui itu pergi. terus pas si kucing yang aku sangka induknya itu loncat tembok dan mendarat ke genteng rumah sebelah, ya udah aku taruh juga si anaknya sekalian…
( AAAArrrrGGhhhhhhhhh… sebenernya gw gondokkkk banget!!!!! cuman gw ga tau ini semua salah siapa, dan gw bingung apa pantas gw marah hanya karena ini semua salah faham?)
gw:: Itu kan kucing saya mas… ( sambil melengos naik tangga menuju kamar dengan hati yang teramat dongkol. hilang deh kucing yang akan menemani hari-hari sepiku….