Catatan MaHe

time capsule.

“Hey bloggie, sup? Sunny afternoon here, kereta melintas dan Jakarta masih sibuk seperti biasanya. Hanya aku saja yang sementara ini stagnan, monoton persis seperti kehidupan rusun yang sedang aku jalani sekarang ini. Dari lantai lima, aku coba menjaga obor semangat dari tiupan keraguan yang dihembuskan orang-orang sekitar. Biar tetap menyala, biar tidak padam. Beberapa kali sempet down ketika kemarin ngobrol sama orang-orang yang aku anggap prospektif untuk dijadikan investor. Tapi entah kenapa, mereka sama sekali nggak bisa melihat apa yang aku lihat. Visi dan misi nggak tersampaikan atau mereka terlalu takut dengan resiko dan lebih memilih untuk bermain aman, aku nggak tau. Tapi yang pasti mereka terlalu penuh pertimbangan. Well, masuk akal sih. Mereka berpikir jauh dan ribet karena mereka tidak mau rugi. Jelas. Mereka yang punya uang, mereka nggak mau mensia-siakan tabungan mereka untuk hal yang belum jelas.
Well, memang, mereka melihat project yang sedang kurintis ini kurang realistis, terlalu manis dan seolah hanya sebuah usaha coba-coba. I mean, come on. Waktu terus berjalan dan kita tidak bisa terus-terusan bermain aman. We gotta do something out of predictions! something that other people are doubt to do about. Kalo terus-terusan ragu dan banyak pertimbangan, kapan mulainya?
Memang sih, setiap orang punya pola pikir berbeda, dan mungkin apa yang aku tawarkan terlalu ekstrim buat mereka, dan yang pasti nggak ada garansi ini bisa suksess.
I wont step back even just for an inch. I have faith on this. I know it will working well, semuanya bakal berjalan dengan baik dengan hasil menggembirakan. Its all about time.and modal. Pppft. Tapi dipikir lagi, seperti kata Bob Sadino bilang bahwa dalam merintis bisnis itu jangan terlalu banyak pertimbangan, just do it. Dan kata Paul arden juga bahwa, mumpung usia masih muda dan sesuai untuk berindak bodoh, manfaatkan hidup untuk melakukan segala suatu hal yang menurut orang lain gila dan tidak mungkin dilakukan. Karena dengan begitu kita belajar dari kesalahhan dan menemukn pengalaman yang akan berbuah makna kehidupan hakiki. I mean, the real life that every successful person ever been through. Yes, semua pengusaha sukses memiliki cara gila dan unusual dalam mewujudkan mimpi mereka. Banyak yang bilang idenya gila, terlalu utopis, mahal, kurang prospektif, riskan, tidak nyata, and so on and any negativity words you name it. Tapimereka tet stick to their dream,semakin diunderestimate semakin mereka bergelora dan tertantang to prove them wrong about. They are not affarid of failure, they are not affraid of falling down.mereka mengulang kembali sakitnya jatuh biar bisa bangkit dan tumbuh lebih kuat lagi. Mereka buat kesalahan menajadi pembelajaran.
So its your call now. Menjalani hidup seperti orang kebanyakan, atau mengambil resiko dan bermain-main dengan ‘bahaya’, seperti IR Ciputra, Bob Sadino, Paul Arden and other gret inspiring people, hinga akhirnya mereka berada pada suatu posisi sebagai barang bukti bahwa, faith and devotion to your dreams will reward you the glory of success. Satu kunci utama, jangan menyerah ketika gagal. Sedih dan putus asa lah. Menangis sepuasnya ratapi nasib. Tapi setelah itu berhenti menangis, usap air mata, dan bangkit.”

wow. Tulisan yang tersimpan di draft, beberapa tahun yang lalu sebelum memulai makaroni ngehe. wow.